Makanan Paling Pedas dan Enak: Panada Tuna Pedas, Pokoknya Hot Jeletot Deh!

DoyanMasak.Com,-Makanan Paling Pedas dan Enak: Panada Tuna Pedas, Pokoknya Hot Jeletot Deh! Cita rasa pedas gurih memang biasanya merupakan kesukaan bersama keluarga besar yaa. Kali ini, kita bahas resep panada yang ternyata merupakan jajanan khas Manado yuk!

Kue panada sekilas mirip dengan kue pastel, dan memang masih satu ‘kerabat’ dengan kue pastel yang populer di banyak daerah. Bedanya mungkin dari isian saja ya, kalau kue pastel biasanya berisikan bihun dan sayuran, sementara kue panada biasanya berisikan ikan laut.

resep-kue-panada-1
Ikan yang dipakai untuk isian kue panada bervariasi, tapi kebanyakan menggunakan ikan tenggiri, ikan cakalang dan ikan tongkol. Mungkin karena ketiga jenis ikan tersebut terbilang melimpah sehingga menu olahan ikan banyak bermunculan, salah satunya ya panada ini.

Berawal dari coba-coba ternyata mendapatkan hasil yang enak dan maknyus, akhirnya jadi ketagihan deh. Kue panada cocok dijadikan cemilan maupun sebagai lauk, maklum kalau orang Indonesia kebanyakan makan olahan ikan biasanya ditemani dengan sepiring nasi kan.

Resep kue panada hanya berbeda sedikit dengan kue pastel, bahan kulit yang digunakan juga sama. Bedanya hanya dari isian saja, dan proses pembuatannya juga sama.

Nah bagi kalian yang ingin mencoba membuat kue panada, berikut ini bahan-bahan yang perlu kalian persiapkan terlebih dahulu. Langsung eksekusi aja yuk!

Bahan Kulit:

  • 250 gr tepung terigu protein tinggi
  • 1 btr telur ayam
  • 1/2 sdt ragi instan
  • 1/2 sdt garam
  • 1/2 sdm gula pasir
  • 2 sdm santan

Bahan Isian Kue Panada:

  • 200 gr daging ikan tenggiri atau bisa juga ikan tongkol atau juga ikan cakalang
  • 150 ml santan
  • 1 btg serai, memarkan
  • 5 lbr daun jeruk, iris halus
  • 5 btg daun kemangi, potong pendek
  • 2 sdm air perasan jeruk nipis
  • garam dan gula pasir secukupnya

Bumbu Halus:

  • 4 bh cabe merah
  • 6 bh cabe rawit (atau sesuai selera)
  • 2 btr kemiri
  • 5 siung bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 1 bh tomat
  • 2 cm jahe

Cara Membuat:

  • Langkah pertama adalah membuat adonan kulit, campur semua bahan kulit kecuali telur dan santan, aduk rata. Setelah tercampur, masukkan telur ayam dan aduk rata sambil menambahkan 2 sendok makan santan. Uleni hingga kalis dan tidak lengket di tangan. Tutup adonan dengan menggunakan serbet yang terlebih dulu dibasahi air. Diamkan selama minimal 30 menit.
  • Sembari menunggu adonan kulit mengembang kini saatnya membuat isian. Bersihkan daging ikan, beri garam dan air perasan jeruk nipis. Kukus daging ikan terlebih dahulu, tidak perlu sampai matang betul yang penting daging ikan cukup lunak untuk dihancurkan, setelah cukup lunak barulah diangkat. Setelah agak dingin, daging ikan dipotong-potong atau bisa juga disuwir. Sisihkan.
  • Tumis bumbu halus, masukkan serai yang sudah dimemarkan beserta daun jeruk dan tumis sampai harum.
  • Masukkan daging ikan yang sudah dihancurkan/disuwir, tumis sebentar dan aduk-aduk biar merata.
  • Masukkan santan, beri garam dan gula pasir secukupnya sesuai selera.
  • Masak hingga santan menyusut/mengering dan terakhir masukkan daun kemangi. Aduk rata sampai daun kemangi layu. Angkat.
  • Setelah didiamkan minimal 30 menit maka adonan kulit akan mengembang. Kempiskan adonan, bagi adonan menjadi bulatan-bulatan kecil. Misalkan jika adonan kulit terbagi menjadi 10 buah, maka bagilah isian juga menjadi 10, maksudnya agar adonan kulit dan isian menjadi pas. Tidak ada yang terbuang atau juga tidak ada yang kurang.
  • Pipihkan bulatan adonan hingga membentuk lingkaran, taruh isian agak di pinggir lingkaran kulit agar kulit dapat dilipat. Rapatkan pinggiran yang terlipat, seperti merapatkan kue pastel. Lakukan hingga adonan kulit dan isian habis.
  • Goreng kue panada diatas api sedang hingga kulit mengembang dan berwarna kuning keemasan. Angkat dan sajikan selagi hangat bersama dengan cabe rawit atau saus sambal.

Mmmm yummy, kue panada nikmat disantap selagi hangat. Apalagi jika isiannya dibuat ekstra pedas, pokoknya hot jeletot deh, Selamat Memasak!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *